ShoutMix chat widget

Monday, June 21, 2010

KEWARGANEGARAAN

Kewarganegaraan merupakan keanggotaan seseorang dalam satuan politik tertentu (secara khusus: negara) yang dengannya membawa hak untuk berpartisipasi dalam kegiatan politik. Seseorang dengan keanggotaan yang demikian disebut warga negara. Seorang warga negara berhak memiliki paspor dari negara yang dianggotainya.

Kewarganegaraan merupakan bagian dari konsep kewargaan (bahasa Inggris: citizenship). Di dalam pengertian ini, warga suatu kota atau kabupaten disebut sebagai warga kota atau warga kabupaten, karena keduanya juga merupakan satuan politik. Dalam otonomi daerah, kewargaan ini menjadi penting, karena masing-masing satuan politik akan memberikan hak (biasanya sosial) yang berbeda-beda bagi warganya.

Kewarganegaraan memiliki kemiripan dengan kebangsaan (bahasa Inggris: nationality). Yang membedakan adalah hak-hak untuk aktif dalam perpolitikan. Ada kemungkinan untuk memiliki kebangsaan tanpa menjadi seorang warga negara (contoh, secara hukum merupakan subyek suatu negara dan berhak atas perlindungan tanpa memiliki hak berpartisipasi dalam politik). Juga dimungkinkan untuk memiliki hak politik tanpa menjadi anggota bangsa dari suatu negara.

Di bawah teori kontrak sosial, status kewarganegaraan memiliki implikasi hak dan kewajiban. Dalam filosofi "kewarganegaraan aktif", seorang warga negara disyaratkan untuk menyumbangkan kemampuannya bagi perbaikan komunitas melalui partisipasi ekonomi, layanan publik, kerja sukarela, dan berbagai kegiatan serupa untuk memperbaiki penghidupan masyarakatnya. Dari dasar pemikiran ini muncul mata pelajaran Kewarganegaraan (bahasa Inggris: Civics) yang diberikan di sekolah-sekolah.

sumber wikipedia

Selengkapnya...

Wednesday, June 16, 2010

active in group activities

aktivitas bersama group sering saya ikuti tetapi hanya sebatas ngumpul di sekitar kampus saja dikarenakan rumah saya yang lumayan jauh dari kampus beda dengan teman teman saya yang lain. jadi saya harus pandai pandai membagi waktu dalam beraktivitas bersama teman teman saya, apalagi semester ini banyak sekali tugas tugas yang menumpuk dan belum lagi ditambah dengan penulisan ilmiah yang hampir menyita waktu. terakhir kali saya beraktivitas dengan teman teman saya adalah waktu saat teman teman tingkat 1 mengajak main futsall setelah ujian, lalu saat liburan kemarin kami menyempatkan diri berlibur ke wahana wisata kolam renang di tanggerang dalam semester ini tidak banyak waktu untuk berkumpul bersama, akan tetapi kegiatan yang paling sering kami lakukan adalah bermain game online sehabis pulang kuliah Selengkapnya...

How good my Interpersonal skill are ?

interpersonal skill adalah kemampuan seseorang untuk dapat berkomunikasi yang baik dengan orang lain, dari sini kita bisa menilai bahwa orang yang memiliki interpersonal skill yang baik adalah seorang yang manpu menahan ego, memiliki wawasan yang luas, sebagai pendengar yang baik, dan yang tidak kalah penting memiliki rasa empati. dari kesemua interpersonal skill ini belum sepenuhnya saya bisa aplikasikan di kehidupan sehari - hari, disamping kurang nya pengalaman berinteraksi dengan banyak orang membuat saya masih kurang untuk sebagai komunikator yang baik tetapi disamping itu saya adalah seorang pendengar yang baik karena menurut saya dengan mendengar anda akan mendapatkat informasi yang anda butuhkan, dilain itu ego merupakan salah satu kelemahan saya, karena hidup dilingkungan yang keras maka saya terbiasa mengutamakan keakuan atau ego walaupun tidak tersampaikan dengan baik tetapi unsur ego didiri saya masih sangat tinggi yang akan menyebabkan hilangnya ketenangan dalam diri, akan tetapi di samping banyaknya kekurangan ada satu interpersonal skill yang masih saya miliki yaitu kemampuan untuk mau belajar dan berusaha menjadi orang yang memiliki interpersonal skill yang baik.

aktivitas bersama group sering saya ikuti tetapi hanya sebatas ngumpul di sekitar kampus saja dikarenakan rumah saya yang lumayan jauh dari kampus beda dengan teman teman saya yang lain. jadi saya harus pandai pandai membagi waktu dalam beraktivitas bersama teman teman saya, apalagi semester ini banyak sekali tugas tugas yang menumpuk dan belum lagi ditambah dengan penulisan ilmiah yang hampir menyita waktu. terakhir kali saya beraktivitas dengan teman teman saya adalah waktu saat teman teman tingkat 1 mengajak main futsall setelah ujian, lalu saat liburan kemarin kami menyempatkan diri berlibur ke wahana wisata kolam renang di tanggerang dalam semester ini tidak banyak waktu untuk berkumpul bersama, akan tetapi kegiatan yang paling sering kami lakukan adalah bermain game online sehabis pulang kuliah.

kebaikan dan keburukan saya adalah sering membantu teman, keburukan saya sering menyepelekan masalah.

dalam memanagement waktu bisa dibilang saya sangat payah, karena hampir tiap yang saya lakukan semua spontan saat itu juga, ini dikarenakan apa yang saya lakukan sehari hari di rumah tak selalu tentu sesuai dengan apa yang saya jadwalkan, seperti transportasi yang saya naiki setiap hari untuk berangkat ke kampus, dalam jadwal tiap jam harusnya dia lewat tetapi kadang hampir sampai satu setengah atau dua jam barulah lewat itu membuat jadwal yang telah saya rencanakan berubah drastis. tetapi bila saya telah berjanji dengan seseorang pasti saya akan datang ontime
Selengkapnya...

Wednesday, June 2, 2010

Dampak Globalisasi kebudayaan

Globalisasi adalah sebuah istilah yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan dan ketergantungan antarbangsa dan antarmanusia di seluruh dunia dunia melalui perdagangan, investasi, perjalanan, budaya populer, dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi semakin sempit.

Globalisasi adalah suatu proses di mana antarindividu, antarkelompok, dan antarnegara saling berinteraksi, bergantung, terkait, dan mempengaruhi satu sama lain yang melintasi batas negara

Dalam banyak hal, globalisasi mempunyai banyak karakteristik yang sama dengan internasionalisasi sehingga kedua istilah ini sering dipertukarkan. Sebagian pihak sering menggunakan istilah globalisasi yang dikaitkan dengan berkurangnya peran negara atau batas-batas negara.

Globalisasi mempengaruhi hampir semua asp nilai nilai (values) yang dianut oleh masyarakat ataupun persepsi yang dimiliki oleh warga masyarakat terhadap berbagai hal. Baik nilai-nilai maupun persepsi berkaitan dengan aspek-aspek kejiwaan/psikologis, yaitu apa yang terdapat dalam alam pikiran. Aspek-aspek kejiwaan ini menjadi penting artinya apabila disadari, bahwa tingkah laku seseorang sangat dipengaruhi oleh apa yang ada dalam alam pikiran orang yang bersangkutan. Sebagai salah satu hasil pemikiran dan penemuan seseorang adalah kesenian, yang merupakan subsistem dari kebudayaan.

Globalisasi sebagai sebuah gejala tersebarnya nilai nilai dan budaya tertentu keseluruh dunia (sehingga menjadi budaya dunia atau world culture) telah terlihat semenjak lama. Cikal bakal dari persebaran budaya dunia ini dapat ditelusuri dari perjalanan para penjelajah Eropa barat ke berbagai tempat di dunia ini ( Lucian W. Pye, 1966 ).

Namun, perkembangan globalisasi kebudayaan secara intensif terjadi pada awal ke-20 dengan berkembangnyateknologi komunikasi. Kontak melalui media menggantikan kontak fisik sebagai sarana utama komunikasi antarbangsa. Perubahan tersebut menjadikan komunikasi antarbangsa lebih mudah dilakukan, hal ini menyebabkan semakin cepatnya perkembangan globalisasi kebudayaan.


Ciri berkembangnya globalisasi kebudayaan

  • Berkembangnya pertukaran kebudayaan internasional.
  • Penyebaran prinsip multikebudayaan (multiculturalism), dan kemudahan akses suatu individu terhadap kebudayaan lain di luar kebudayaannya.
  • Berkembangnya turisme dan pariwisata.
  • Semakin banyaknya imigrasi dari suatu negara ke negara lain.
  • Berkembangnya mode yang berskala global, seperti pakaian, film dan lain lain.
  • Bertambah banyaknya event-event berskala global, seperti Piala Dunia FIFA.

Selengkapnya...